Walikota Munafri Arifuddin Promosikan Kuliner Legendaris Makassar di HUT Dekranas

Berita Golkar – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk menunjukkan kekuatan kuliner khas Kota Makassar di hadapan tamu dari berbagai daerah, termasuk istri dari Wakil Presiden RI.

Langkah ini sekaligus menjadi strategi Pemerintah Kota Makassar dalam mengangkat pelaku UMKM agar mampu naik kelas.

Festival Kuliner Satu Kota 1000 Rasa itu menghadirkan puluhan stan kuliner yang menawarkan beragam makanan khas dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Setiap stan menyajikan aneka kuliner khas daerah, mulai dari makanan tradisional hingga olahan modern berbahan baku lokal.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan kuliner Sulawesi Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM.

Munafri mengatakan, pemerintah sengaja menghadirkan beragam kuliner legendaris Makassar dalam kawasan festival kuliner agar para tamu dapat merasakan langsung cita rasa yang selama ini menjadi daya tarik kota berjuluk Anging Mammiri tersebut.

“Hari ini kita ingin memastikan bahwa klaim terhadap makanan dan masakan enak di Makassar itu bisa kita tunjukkan. Hampir 80 persen lebih makanan yang terkenal ada di sini dan menjadi makanan favorit masyarakat,” katanya saat ditemui di Lapangan Hasanuddin Makassar, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, sajian kuliner tersebut bukan sekadar jamuan bagi para tamu HUT Dekranas, tetapi juga menjadi bentuk promosi sekaligus dukungan nyata Pemerintah Kota Makassar terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kita menampilkan ini untuk memperlihatkannya kepada Ibu Wakil Presiden sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kota. Kami ingin memberdayakan UMKM di Kota Makassar ini secara maksimal,” katanya, dikutip dari Tribunnews.

Adapun kata pria yang akrab disapa Appi itu, pemerintah tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga berkomitmen mempermudah berbagai kebutuhan pelaku usaha, mulai dari proses perizinan hingga pembinaan agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami mengajak bagaimana caranya mempermudah segala macam urusan, termasuk perizinan, agar mereka bisa naik kelas. Karena itu perhatian pemerintah terhadap UMKM sangat tinggi,” ujarnya.

Adapun kata politisi Golkar itu, melalui Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Perdagangan, Pemerintah Kota Makassar akan terus menjadi pembina bagi seluruh pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi dari berbagai event nasional maupun internasional yang digelar di Makassar.

Ia optimistis semakin banyak kegiatan berskala besar yang berlangsung di Makassar akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Harapan kita, dengan adanya event yang terus-menerus diadakan di Makassar dan mampu menghadirkan ribuan orang setiap bulannya, ini menjadi proses pemberdayaan yang bisa menggeliatkan perekonomian, khususnya sektor UMKM,” kata dia.

Ia menilai pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, dan kafe (horeka) harus berjalan beriringan dengan perkembangan UMKM lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

Di sisi lain, Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga citra Kota Makassar sebagai kota tujuan wisata dan penyelenggara berbagai event nasional.

Ia mengajak masyarakat memberikan pelayanan yang ramah kepada para tamu serta mengimbau para pendatang untuk mematuhi aturan yang berlaku, seperti tidak membuang sampah dan tidak memarkir kendaraan sembarangan.

“Keramahan masyarakat Makassar menjadi bagian penting dalam menyambut tamu. Kami juga berharap seluruh pendatang ikut menjaga ketertiban agar Kota Makassar tetap nyaman dan bersih,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Evi Aprialti, mengatakan seluruh pelaku UMKM yang dilibatkan merupakan pelaku usaha yang dinilai layak untuk dipromosikan di tingkat nasional hingga internasional.

“Pada HUT Dekranas ke-46 ini, kami melibatkan pelaku-pelaku UKM yang sudah dikurasi dan memang layak kami sajikan pada kegiatan kuliner di Lapangan Hasanuddin,”katanya kepada Tribun-Timur.com di lokasi.

Dinas Perdagangan, kata dia, menyiapkan 52 tenant kuliner di kawasan Lapangan Hasanuddin serta 15 stan tambahan di Jalan Jenderal Sudirman yang melayani peserta Rakernas usai mengikuti kegiatan jalan santai.

Beragam produk ditampilkan, mulai dari makanan siap saji, minuman, hingga jajanan tradisional khas Makassar.  Salah satu yang menjadi daya tarik adalah kehadiran penjual Baroncong legendaris yang membawa gerobak dan memasak langsung di lokasi acara.

Menurut Evi, konsep tersebut sengaja dihadirkan agar para tamu dapat merasakan pengalaman menikmati kuliner khas Makassar yang autentik. “Ini juga pernah kami tampilkan saat HUT Kota Makassar,” katanya.

Evi menegaskan seluruh pelaku UMKM diberikan fasilitas secara cuma-cuma. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Wali Kota Makassar agar tidak ada perbedaan perlakuan antara UMKM yang telah memiliki usaha besar dengan pedagang kecil di pinggir jalan.

“Tujuan Bapak Wali Kota jelas, tidak ada pembagian kelas. Semua pelaku UKM kami layani, baik yang sudah punya tempat usaha maupun yang sehari-hari berjualan di pinggir jalan,” ujarnya.

“Semua punya kesempatan yang sama tampil di event besar Kota Makassar,” katanya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *