12 Agustus 2017

Berita Golkar - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyambut baik langkah yang diambil Rachmat Gobel yang ingin menyelamatkan PT Nyonya Meneer yang diputuskan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang karena memiliki kredit macet sebesar Rp 89 miliar. "Bagus," kata Airlangga saat dihubungi, Kamis (10/08/2017).

Sayangnya Airlangga tidak mau berkomentar banyak terutama mengenai rencana ke depan yang harus dilakukan Nyonya Meneer. Menurut Airlangga, hal ini merupakan urusan internal perusahaan dengan Gobel. "Tanyakan rencananya ke RG (Rachmat Gobel) karena ini murni rencana korporasi," sebut Airlangga.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita juga turut bahagia mendengar kabar Gobel mau menyelamatkan nasib Nyonya Meneer. "Kalau ada yang bisa melakukan itu kita happy. Tapi ini informasi, saya segera telepon (Rachmat Gobel), karena saya happy," ucap Enggar.

Menurut Enggar, keputusan Gobel mau membantu masalah Nyonya Meneer adalah tepat. Disebut Enggar, Nyonya Meneer adalah perusahaan yang memiliki nama dan pangsa pasar yang cukup besar. "Perusahaan itu terlalu besar untuk ada masalah, sayang lah," ujarnya.

Enggar menyatakan masalah yang membelit Nyonya Meneer harus menjadi pelajaran bagi perusahaan lain yang ada di Indonesia. Terutama mengenai pengelolaan perusahaan oleh keluarga. "Mungkin faktor internal, manajemennya yang kurang. Harus dilihat kalau debt (utang) dibandingkan total aset, itu harus kita teliti, dan banknya ke siapa. Tipikal bisnis keluarga yang kita harus waspadai adalah generasi ke-3," pungkas Enggar. [kumparan]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya