DPP, Slipi  

Bahlil Lahadalia Minta Meutya Hafid Bentuk Pasukan Udara Partai Golkar Hingga Tingkat Daerah

Berita Golkar – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia minta Wakil Ketua Umum Meutya Hafid segera membentuk dan memperkuat struktur Media dan Penggalangan Opini (MPO) – yang disebutnya sebagai “pasukan udara” di seluruh tingkatan daerah.

Instruksi ini disampaikan dalam Arahan Kemerdekaan kepada anggota DPR RI, jajaran pengurus DPP, dan pimpinan DPD I Partai Golkar se-Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Bahlil menegaskan, karena rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) di 38 provinsi sudah tuntas, kini giliran struktur MPO yang harus segera dibenahi hingga level provinsi dan kabupaten/kota.

“Untuk Ibu Meutya, karena musda-musda sudah selesai, saya minta untuk MPO harus segera dibentuk di semua struktur di bawah,” ujar Bahlil, sembari menambahkan istilah “pasukan udara” untuk menggambarkan pentingnya jaringan tersebut, dan memperingatkan bahaya bila jaringan itu tidak segera diperkuat.

Ia meminta jaringan MPO di daerah yang belum ada segera dibentuk, yang sudah ada diperkuat, dan yang tidak aktif segera diisi ulang dengan kader-kader yang benar-benar bergerak. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat pertahanan komunikasi partai sekaligus memastikan penyebaran informasi Partai Golkar berjalan efektif di tengah derasnya arus media sosial.

Instruksi ini tak lepas dari pengalaman pribadi Bahlil menghadapi gempuran kritik warganet pada awal 2025 lalu. Ia mengaku sempat merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi sasaran serangan publik besar-besaran di media sosial saat itu — sebuah pengalaman yang ia jadikan pelajaran penting dalam mengelola komunikasi partai maupun pribadi ke depan.

Menurutnya, tanpa penataan komunikasi yang baik, pesan-pesan strategis partai akan sulit tersampaikan ke publik, apalagi jika muncul kekeliruan framing yang bisa dimanfaatkan pihak lain untuk menyerang citra partai maupun tokohnya.

Penguatan MPO ini menjadi kelanjutan agenda konsolidasi organisasi Golkar usai rampungnya Musda di 38 provinsi, sebagai persiapan sebelum partai sepenuhnya beralih ke eksekusi program kerja politik pada 2027. Instruksi ini juga sejalan dengan arahan Bahlil lainnya dalam forum yang sama, yakni percepatan konsolidasi struktural partai hingga tingkat desa serta target penambahan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Di sela pengarahan tersebut, Bahlil turut mengumumkan bahwa Partai Golkar telah menghimpun dana bantuan sebesar Rp. 4 miliar untuk disalurkan kepada korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bentuk kepedulian partai di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Meutya Hafid saat ini menjabat Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sekaligus mengemban jabatan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar. Rangkap posisi ini menjadikannya figur kunci dalam menjembatani kebijakan komunikasi digital nasional dengan kepentingan strategis komunikasi partai di lapangan. []