Kemarau Panjang Ancam Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Siapkan Rekayasa Cuaca untuk Cegah Karhutla

Berita GolkarDampak musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya memicu persoalan surutnya jalur transportasi air, tetapi juga meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menyikapi potensi bencana tersebut,  Gubernur Kaltim, Rudy Masud, mengungkapkan kesiapan pemerintah provinsi untuk mengambil langkah taktis berupa pelaksanaan rekayasa cuaca.

Langkah ini disiapkan guna mempercepat turunnya hujan di beberapa titik rawan jika hingga pertengahan bulan ini curah hujan tak kunjung membasahi wilayah Bumi Etam.

“Insya Allah tanggal 22 sampai tanggal 27, jika hujan belum turun, maka akan dilaksanakan rekayasa cuaca supaya hujan bisa segera turun di wilayah Kaltim, terkhusus untuk di Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, dan juga Kutai Kartanegara. Ini berkaitan dengan Karhutla,” tegas Rudy Mas’ud, Selasa (18/8/2026), dikutip dari TribunNews.

Pencegahan Jadi Prioritas

Menurutnya, upaya pencegahan dan mitigasi jauh lebih penting dikedepankan daripada harus berjibaku memadamkan api ketika kebakaran hutan terlanjur membesar. Terlebih, dampak buruk dari asap karhutla diyakini dapat langsung mengganggu kesehatan masyarakat luas.

“Lebih baik kita sibuk untuk mengantisipasi daripada kita memadamkan kebakaran ini, karena banyak sekali dampak yang akan terjadi, terutama berkaitan dengan kesehatan,” tambahnya.

Pantau Kekeringan di Pedalaman

Selain ancaman karhutla, pemerintah daerah juga terus memantau dampak kekeringan yang melanda kawasan pedalaman, termasuk laporan kebutuhan mendesak warga di Mahakam Ulu dan Kutai Barat.

Koordinasi intensif bersama kepala daerah setempat telah dilakukan guna memastikan pasokan kebutuhan pokok dan energi tetap tersalurkan dengan baik.

“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur khususnya yang ada di Mahakam Ulu, semoga cepat turun hujan,” pungkasnya sembari mengajak masyarakat terus waspada menghadapi musim kemarau tahun ini. []