Calon Tunggal, I Gede Sudiana Resmi Pimpin Partai Golkar Gianyar hingga 2030

Berita Golkar – I Gede Sudiana ditetapkan sebagai Ketua DPD II Golkar Gianyar periode 2025–2030 melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Kantor DPD II Golkar Gianyar, Sabtu (5/9/2026).

Politisi senior Golkar asal Ubud tersebut menjadi calon tunggal dalam Musdalub yang digelar pascawafatnya Ketua DPD II Golkar Gianyar sebelumnya, I Wayan Gede Sudarta.

Sudiana sebelumnya dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Gianyar. Ia juga menjabat Bendahara DPD I Golkar Bali.

Ketua Panitia Musdalub yang juga Bendahara DPD II Golkar Gianyar, I Gusti Agung Arika Sudewa, mengatakan pendaftaran bakal calon ketua dibuka 1–3 September 2026. Hingga pendaftaran ditutup, hanya Sudiana yang mendaftarkan diri.

Setelah melalui proses verifikasi, dukungan Sudiana dinyatakan memenuhi persyaratan dari pemegang hak suara. Dengan demikian, proses Musdalub berlangsung relatif cepat dan mengedepankan musyawarah mufakat.

Usai ditetapkan sebagai ketua definitif, Sudiana menegaskan akan melanjutkan program-program yang telah dirancang almarhum Gede Sudarta. Selain itu, konsolidasi internal menjadi prioritas untuk memperkuat organisasi hingga tingkat bawah.

“Pertama, pasti melanjutkan program-programnya Pak Wayan yang mana beliau sudah merancang, nanti kita akan lanjutkan. Dan kedua, konsolidasi,” kata Sudiana, dikutip dari NusaBali.

Konsolidasi akan dilakukan bersama seluruh unsur partai, mulai dari fraksi, pengurus DPD II, Pengurus Kecamatan (PK), hingga Pengurus Desa (PD).

Penguatan organisasi juga akan didorong hingga tingkat banjar dan lingkungan. Sudiana mengatakan dirinya tidak akan banyak mengubah program yang telah disusun Sudarta.

Golkar Gianyar akan fokus mempertahankan suara sekaligus merebut kursi di daerah pemilihan (dapil) yang belum memiliki keterwakilan.

“Target-target yang realistis saja: mempertahankan suara dan juga merebut kursi dari dapil-dapil yang kosong, sesuai dengan arahan dari provinsi dan juga DPP,” ujarnya.

Dalam kepengurusan mendatang, Sudiana juga memastikan kader muda dan perempuan mendapat ruang. Menurutnya, kader milenial dan Gen Z di tubuh Golkar Gianyar cukup banyak sehingga perlu diberdayakan sesuai kompetensi masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Bali, I Gede Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan Musdalub digelar untuk memastikan roda organisasi dan agenda politik Golkar di Gianyar kembali berjalan optimal.

Dia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas sekaligus memberikan ruang bagi keterwakilan perempuan dan generasi muda.

Menurut Demer, Gianyar memiliki potensi besar di sektor ekonomi, pariwisata dan pertanian. Karena itu, Golkar diharapkan mampu mengambil peran dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita punya slogan ‘Suara Golkar, Suara Rakyat’. Mampu mendengarkan apa yang menjadi masukan-masukan atau apa yang menjadi keinginan dan tujuan daripada masyarakat itu, sehingga Partai Golkar mendapatkan lebih banyak simpati lagi di tahun-tahun yang akan datang,” katanya.

Sebelumnya, I Wayan Gede Sudarta terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Gianyar periode 2025–2030. Politisi asal Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Penang, Malaysia, Minggu (26/7/2026). Sebelum memimpin Golkar Gianyar, Sudarta tercatat sebagai anggota DPRD Gianyar selama tiga periode. []