Menperin Sarmuji Ungkap Kunci Pertumbuhan Ekonomi 6%: Industri Harus Tumbuh Tinggi

Berita Golkar – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menilai pertumbuhan industri menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 6% sebagaimana yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Sarmuji, apabila pertumbuhan industri tidak cukup tinggi, target pertumbuhan ekonomi 6% akan sulit dicapai. Pasalnya, sektor industri memiliki peran besar dalam menyerap tenaga kerja dibandingkan sektor-sektor lainnya.

“Kalau pertumbuhan industrinya enggak tinggi akan sulit dicapai pertumbuhan ekonomi 6%. Apalagi penyerapan tenaga kerja, sektor industri itu menyerap tenaga kerja yang jauh lebih besar dibanding sektor-sektor yang lain,” kata Sarmuji saat ditemui di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026), dikutip dari InvestorTrust.

Untuk itu, Sarmuji menegaskan pertumbuhan industri harus didorong lebih tinggi apabila pemerintah ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sesuai target Presiden. “Sehingga tumbuhnya harus lebih tinggi kalau mau pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi sesuai dengan target Presiden 6%,” imbuhnya.

Sarmuji menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap keberadaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Menurut dia, industri pada dasarnya dapat tetap berjalan tanpa Kemenperin. Namun, karena Kemenperin sudah menjadi bagian dari pemerintahan, keberadaannya harus memberikan dampak yang mempercepat perkembangan industri.

“Karena kita sudah terlanjur ada Kemenperin dan mereka juga ada, maka logikanya harus dibalik. Keberadaan Kemenperin harus menjadi faktor akseleratif terhadap industri-industri di bawah naungan Kemenperin,” jelasnya.

Di sisi lain, Sarmuji mengakui masih terdapat berbagai persoalan yang dihadapi sejumlah sektor industri, termasuk industri tekstil. Namun, dia menyambut positif apabila pemerintah ingin memperkuat industri tekstil mengingat sektor tersebut memiliki rantai turunan yang luas hingga menyentuh industri kecil.

“Memang masih ada banyak problem ya di industri tekstil. Namun, kalau pemerintah memang mau menjadikan tekstil ini menjadi lebih kuat, tentu kita sangat senang. Karena tekstil itu turunannya sangat banyak ya, termasuk di sektor-sektor industri kecil sangat banyak turunannya, penjahit-penjahit macam-macam sangat banyak,” terang Sarmuji. []