Karhutla Marak di Bali Utara, Singgih Januratmoko Kawal Kebutuhan Penanganan Bencana

Berita Golkar – Komisi VIII DPR RI menyoroti tingginya intensitas bencana alam di wilayah Bali Utara yang belakangan ini didominasi oleh musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, Komisi VIII mendengarkan keluhan dan permintaan fasilitas untuk penanganan bencana alam tersebut.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko saat memimpin Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi VIII di Kabupaten Buleleng, Bali, untuk menyerap langsung berbagai permasalahan krusial masyarakat lokal, Jumat (9/10/2026).

“Kunjungan kita ke Buleleng dengan mengajak seluruh mitra strategis yang dimiliki Komisi VIII diantaranya Kemensos dan BNPB, dengan tujuan mendengarkan keluhan dan permintaan fasilitas untuk menangani bencana alam. Intinya akan segera kami perjuangan apa yang diusulkan oleh Pemerintah Buleleng dengan harapan masalah yang ada di sini bisa terselesaikan,”  tuturnya, dikutip dari dpr.

Sementara itu, guna memperkuat benteng mitigasi di daerah rawan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melayangkan usulan pengadaan armada mobil tangki air serta perlindungan asuransi jiwa bagi para relawan kebencanaan.

Singgih menjelaskan bahwa program mitigasi bencana dan peringatan dini akan mendapat penguatan anggaran dari Presiden yang direalisasikan melalui BNPB. Selain kebencanaan, fasilitas perlindungan masyarakat seperti Rumah Aman juga menjadi salah satu poin penting yang diusulkan daerah ke pusat.

“Kita juga komitmen agar masalah ini tidak hanya berhenti dalam rapat kali ini saja, namun akan kita bawa ke (pemerintah) pusat. Tentunya kami di Komisi VIII bukan hanya sekedar meminta agar permintaan pemerintah Buleleng ini direalisasikan saja, tapi akan kita kawal betul-betul agar apa yang menjadi kebutuhan benar-benar terpenuhi,” pungkas Politisi Golkar ini. []