Menkomdigi Meutya Hafid Ingatkan Pers Jaga Akurasi Berita di Tengah Maraknya Misinformasi Digital

Berita Golkar –  Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan insan pers untuk menjaga akurasi informasi dan memegang teguh kode etik jurnalistik di tengah maraknya misinformasi pada era digital.

Pesan tersebut disampaikan dalam ajang Run for Good Journalism yang digelar Forum Pemred Indonesia bersama Dewan Pers dengan tema “Pers untuk Publik”.

Meutya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang memasuki tahun kedua tersebut. Menurutnya, tema yang diusung menjadi pengingat bahwa karya jurnalistik harus mengutamakan kepentingan masyarakat. “Pada ujungnya tugas-tugas jurnalistik adalah untuk kepentingan publik,” ujar Meutya, dikutip dari MetroTVNews.

Ia menegaskan, setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus melalui proses pemeriksaan dan verifikasi untuk memastikan kebenarannya.

“Semua berita, semua informasi jelas sudah keabsahannya, sudah cross-check dan recheck, sehingga informasi yang sampai ke publik betul-betul yang paling benar, paling akurat,” katanya.

Meutya juga menilai industri media perlu beradaptasi dengan cepat menghadapi persaingan dengan media sosial dan platform digital lainnya. Menurutnya, media konvensional dan platform baru idealnya membangun ekosistem yang saling menguatkan.

Ajang Run for Good Journalism diikuti ratusan peserta dari kalangan insan pers dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendekatkan komunitas pers dengan publik.

Dalam rangkaian acara itu, Dewan Pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka menyerahkan santunan kepada keluarga lima jurnalis yang gugur saat menjalankan tugas jurnalistik. []