Gavriel Novanto Gerak Cepat! Korban Longsor Malaka Dapat Bantuan Ratusan Sak Semen

Berita Golkar – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan NTT II dari Fraksi Partai Golkar, Gavriel Novanto menyalurkan bantuan bagi warga korban bencana longsor di Dusun Looneke A, Desa Babotin, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, Sabtu (16/5/2026).

Bantuan yang diberikan berupa 120 sak semen untuk membantu meringankan kebutuhan bahan bangunan warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat longsor yang terus melebar di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Ketua Koordinator Kabupaten Pemenangan Gavriel P. Novanto di Kabupaten Malaka, Inyo Molo.

Bantuan tersebut langsung diantar ke lokasi menggunakan kendaraan truk dan diturunkan di area permukiman warga terdampak longsor.

Saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di lokasi, Inyo Molo mengatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Gavriel Novanto setelah melihat pemberitaan mengenai kondisi warga terdampak longsor di Dusun Looneke A.

“Pada saat melihat pemberitaan sebelumnya terkait bencana longsor itu, Kaka Gavriel langsung bertanya bahwa kita harus bantu apa yang paling tepat. Saya langsung kasih tahu kalau bisa bahan bangunan saja. Sehingga Kaka Gavriel langsung kirim uang dan kemarin kami belanja semen dan langsung diantar hari ini,” jelas Inyo.

Kedatangan bantuan tersebut disambut antusias masyarakat setempat. Warga yang terdampak longsor menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada mereka di tengah kondisi sulit yang sedang dialami.

“Mewakili keluarga besar yang terdampak bencana longsor ini, kami menyampaikan terima kasih berlimpah kepada Bapa Gavriel P. Novanto yang telah membantu kami masyarakat yang terdampak bencana longsor ini,” ujar Kepala Desa Babotin, Viktorius Bou, mewakili warga terdampak.

Viktorius mengatakan saat ini masyarakat yang terdampak longsor memang sangat membutuhkan bantuan berupa alat dan bahan bangunan untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak akibat bencana tersebut.

“Kalau bantuan berupa sembako, masyarakat di sini punya makanan. Yang mereka butuhkan ini bahan dan alat bangunan untuk nantinya rumah mereka bisa dibangun kembali. Karena ini pasti ada yang pindah ke lokasi yang lebih aman untuk bangun kembali rumah mereka,” katanya.

Pantauan di lokasi menunjukkan hingga saat ini sudah ada lima rumah warga yang dikosongkan akibat ancaman longsor.

Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah keluarga yang dinilai lebih aman, sementara ada pula yang untuk sementara tinggal di rumah adat di sekitar permukiman.

Kondisi tanah di sekitar lokasi longsor juga masih terlihat labil dengan retakan yang terus meluas di beberapa titik. Warga setempat mengaku masih diliputi kekhawatiran karena longsor susulan sewaktu-waktu dapat kembali terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah tersebut. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *