Enam Ketua DPD I Partai Golkar di Pulau Sulawesi, Dari Kepala Daerah hingga Legislator Senior

Berita GolkarRangkaian Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Pulau Sulawesi telah melahirkan jajaran ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I yang akan memimpin roda organisasi di masing-masing provinsi untuk periode mendatang. Enam figur yang dipercaya menakhodai Partai Golkar di Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo memiliki latar belakang kepemimpinan yang beragam, mulai dari kepala daerah, pimpinan legislatif, birokrat, akademisi, hingga pengusaha.

Berbekal pengalaman tersebut, mereka mengemban mandat untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengantarkan Partai Golkar meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029. Berikut profil singkat enam Ketua DPD I Partai Golkar di Pulau Sulawesi beserta rekam jejak kepemimpinan dan kiprah mereka di dunia politik maupun pemerintahan.

Samsul Mahmud, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat

Samsul Mahmud atau yang akrab disapa Aji Assul lahir di Polewali Mandar pada 21 Desember 1977. Ia merupakan Bupati Polewali Mandar periode 2025–2030 yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama Andi Nursami Masdar dengan raihan 111.590 suara atau 43,49 persen suara sah. Sebelum memimpin Polewali Mandar, ia dikenal sebagai pengusaha di sektor pertanian dan perkebunan melalui PT Bumi Surya Selaras (BSS), serta aktif memimpin HIPMI dan KADIN di Sulawesi Barat.

Di dunia politik, Samsul memimpin DPD II Partai Golkar Polewali Mandar sejak 2018 dan berhasil meningkatkan perolehan kursi Golkar pada Pemilu 2024. Ia kemudian terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat dengan komitmen memperkuat konsolidasi organisasi dan memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2029, seiring fokusnya membangun infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan, dan digitalisasi pelayanan publik di Polewali Mandar.

La Ode Darwin, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara

Berangkat dari dunia organisasi dan bisnis, La Ode Darwin berhasil menapaki panggung politik hingga dipercaya memimpin Kabupaten Muna Barat. Pria kelahiran 7 Juli 1985 itu menjabat sebagai Bupati Muna Barat periode 2025–2030 setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama Ali Basa. Sebelum menjadi kepala daerah, Darwin dikenal sebagai pengusaha di sektor pertambangan dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan di Universitas Halu Oleo.

Ia kemudian dipercaya memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara setelah terpilih secara aklamasi pada Musda XI Partai Golkar Sultra. Sebagai bupati, Darwin mengusung visi “Liwu Mokesa” dengan fokus pada pembangunan sektor pertanian, perikanan, peternakan, infrastruktur, reformasi birokrasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, sembari memperkuat konsolidasi Partai Golkar di Sulawesi Tenggara.

Michaela Elsiana Paruntu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara

dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS., atau yang akrab disapa MEP, merupakan dokter, akademisi, sekaligus politikus Partai Golkar yang kini menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara. Lahir di Nottingham, Inggris, pada 1 Oktober 1982, MEP juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara periode 2024–2029 dan pernah menjadi dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.

Sebelum memimpin Golkar Sulut, MEP menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Selatan serta aktif di berbagai organisasi sosial, kemanusiaan, dan keagamaan, termasuk PMI Minahasa Selatan dan Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM. Rekam jejak tersebut mengantarkannya dipercaya memimpin Golkar Sulut dengan target memperkuat konsolidasi partai dan meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Mohammad Arus Abdul Karim, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah

Nama Mohammad Arus Abdul Karim identik dengan perjalanan panjang Partai Golkar di Sulawesi Tengah. Berbekal pengalaman sebagai legislator, organisator, dan pengusaha, ia kembali dipercaya memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah setelah terpilih secara aklamasi pada Musda XI Partai Golkar. Kepercayaan tersebut diberikan setelah keberhasilannya membawa Golkar menjadi pemenang Pemilu 2024 di Sulawesi Tengah sekaligus mengantarkannya menjabat Ketua DPRD Sulawesi Tengah periode 2024–2029.

Selain aktif di dunia politik, Arus Abdul Karim pernah memimpin KADIN Sulawesi Tengah selama dua periode dan memiliki rekam jejak panjang di KNPI, Pemuda Pancasila, Kosgoro 1957, hingga Angkatan Muda Partai Golkar. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertahankan dominasi Golkar di Sulawesi Tengah.

Ilham Arief Sirajuddin, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan

Nama Ilham Arief Sirajuddin (IAS) lekat dengan transformasi Kota Makassar menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Indonesia Timur. Politikus kelahiran Gowa, 16 September 1965, ini dikenal sebagai “Bapak Pembangunan Makassar” berkat kepemimpinannya sebagai Wali Kota Makassar selama dua periode (2004–2014). Berbagai inovasi pelayanan publik, revitalisasi kawasan strategis, serta keberhasilannya mendorong pertumbuhan ekonomi mengantarkan Makassar meraih lebih dari 160 penghargaan nasional dan internasional.

Berkarier dari Partai Golkar sejak menjadi Anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 1999–2004, IAS kembali dipercaya memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Musda XI tahun 2026. Dalam kepemimpinannya, ia menargetkan peningkatan perolehan kursi Partai Golkar hingga 50 persen di seluruh tingkatan melalui konsolidasi organisasi dan strategi politik yang terukur.

Idah Syahidah Rusli Habibie, Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo

Nama Idah Syahidah Rusli Habibie tidak dapat dipisahkan dari perjalanan kepemimpinan perempuan di Provinsi Gorontalo. Berbekal pengalaman panjang sebagai birokrat, legislator, dan aktivis sosial, ia mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat Wakil Gubernur Gorontalo periode 2025–2030. Sebelum itu, Idah mengabdi sebagai aparatur sipil negara selama hampir tiga dekade dan menjadi Anggota DPR RI periode 2019–2024.

Selain memimpin DPD I Partai Golkar Gorontalo, Idah juga aktif memimpin berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti Tim Penggerak PKK, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka, IWAPI, Dekranasda, dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS). Rekam jejak tersebut membentuk sosok pemimpin yang memadukan pengalaman birokrasi, politik, dan pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat pembangunan Gorontalo sekaligus konsolidasi Partai Golkar di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *