Berita Golkar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya mendorong pembangunan berbasis ekonomi hijau melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Menurutnya, potensi tersebut harus diarahkan pada pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan agar Kaltim tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif berbasis bahan mentah.
Ia menilai hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru di lingkungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim dan Kaltara mampu memperkuat kepercayaan publik melalui kebijakan yang responsif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Rudy turut menyoroti pentingnya penguatan budaya antikorupsi sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia menyebut pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini, terutama di lingkungan sekolah.
“Pemberantasan korupsi tidak dimulai dari ruang pemeriksaan atau persidangan, tetapi harus dibangun dari ruang-ruang pendidikan,” katanya.
Ia berharap seluruh pemerintah daerah mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. []



