22 November 2021

Bamsoet Minta Dubes RI Rosan Roeslani Muluskan Rencana Investasi Elon Musk di Indonesia

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan pesan kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani.

Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo, berharap Rosan Roeslani dapat memuluskan rencana investasi pengusaha AS, yang juga Chief Executive Officer (CEO) SpaceX, Elon Musk di tanah air.

Pascapembicaraan via telepon antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Elon Musk pada Desember 2020 lalu, kata Bamsoet, pengusaha bernama lengkap Elon Revee Musk itu sempat menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.

Baca Juga: Ali Mufthi Ajak Masyarakat Bendo Magetan Amalkan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

“Namun, realisasinya hingga kini masih terkendala beberapa hal. KBRI Washington harus bisa menjadi problem solver,” kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/11).

Menurut dia, rencana investasi Elon Musk itu tidak hanya di sektor perkembangan kendaraan Tesla, melainkan juga menjadikan Indonesia sebagai lokasi peluncuran roket Space X.

Oleh karena itu, dia berharap KBRI Washington bisa memuluskan kembali rencana Pemerintah Indonesia menarik Elon Musk untuk berinvestasi di tanah air.

Lebih lanjut Bamsoet mengatakan pengembangan industri di sektor kendaraan listrik menjadi potensi menjanjikan bagi Indonesia. Sebab, ujar dia, Indonesia memiliki sumber daya cukup besar di nikel dan kobalt.

Baca Juga: Jadi Pemateri Golkar Institute Kota Makassar, Akbar Tandjung Ungkap Sejarah Panjang Golkar

Menurut Bamsoet, sejak 2018, Indonesia telah diakui sebagai raja nikel dunia. Indonesia menguasai 21 miliar ton nikel atau setara dengan 30 persen cadangan nikel di dunia.

Selain itu, Indonesia juga memiliki kekayaan sejumlah material komponen penting untuk industri baterai, yakni 1,2 miliar ton aluminium, 51 miliar ton tembaga serta 43 miliar ton mangan.

Sebagai salah satu bentuk dukungan dalam pengembangan kendaraan listrik tersebut, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Baca Juga: Muhammad Fauzi Sebut Wacana Pembubaran MUI Isu Provokatif dan Tidak Produktif

"Indonesia juga sudah mendirikan Indonesia Battery Corporation (IBC), sebuah holding yang dibentuk oleh empat BUMN, yaitu PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Aneka Tambang Tbk, PT Pertamina, dan PT PLN, untuk mengelola industri baterai terintegrasi dari hulu sampai ke hilir di Tanah Air," kata kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan, dan Pertahanan Kadin Indonesia, itu.

Oleh karena itu, Bamsoet berharap, Rosan Roeslani yang berlatar belakang sebagai pengusaha dapat memberikan kontribusinya dan berperan lebih banyak untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dan AS, khususnya di sektor ekonomi. {jpnn}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet.