29 September 2022

Terpopuler Di Kalangan Milenial, Erwin Aksa: Golkar Siap Jawab Harapan dan Keinginan Anak Muda

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bidang penggalangan strategis Erwin Aksa menyambut baik hasil survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS). Centre For Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling populer di kalangan Generasi Milenial dan Z.

"Alhamdulillah kita bersyukur karena pastinya paling penting kan bagi pemilih ingin lihat bangsa ini ke depan lebih maju," kata Erwin Aksa kepada wartawan Kamis (29/9/2022). Erwin menilai, hasil survei itu menunjukkan Partai Golkar masih populer di kalangan pemilih cerdas.

Ia mengungkapkan, pemilih milenial merupakan pemilih cerdas. Kehadirannya jadi tantangan bagi partai politik untuk menghadirkan program-program berkualitas. "Pemilih muda itu harapannya bagaimana kesempatan ekonomi bisa lebih baik, mereka berharap bisa memilik lapangan pekerjaan ke depan," kata Erwin.

"Kalangan milenial itu berharap bisa dapat penghasilan lebih baik, tentunya mereka ingin lihat ekonomi kita tumbuh dengan merata dan adil," ujar mantan Ketua Umum BPP HIPMI ini. Erwin mengungkapkan, jumlah pemilih milenial begitu besar pada pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Puteri Komarudin Minta Perbankan Memperkuat Perlindungan Data Nasabah

Sebagai pemilih cerdas, kalangan milenial ingin memilih partai yang memiliki ide besar untuk bangsa, meiliki rekam jejak yang baik, tidak perlu diragukan dalam ekonomi. "Pemimpin Golkar paham bagaimana membuka lapangan pekerjaan, bagiamana beri keadilan pada masyarakat untuk menjawab harapan milenial," ujar Erwin.

"Jadi pemilih milenial besar sekaligus pemilih cerdas, mereka memilih partai berdasarkan track record, supaya masa depan indoensia bisa tumbuh lagi sesuai harapan," katanya. Senada, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kominfo, Nurul Arifin memberi apresiasi atas hasil survei CSIS yang menunjukkan partai beringin masih populer di kalangan pemilih muda.

Padahal Golkar menjadi partai tertua di Tanah Air, namun masih populer di kalangan pemilih pemula. "Ternyata Golkar sebagai partai tertua di Tanah Air, hingga kini masih relate dengan anak muda atau pemilih muda,” terang Nurul Arifin.

Nurul menjelaskan bahwa hasil survei CSIS ini memperlihatkan apa yang diperjuangkan Golkar selama ini dapat diterima kalangan pemilih muda. Kondisi ini sesuai dengan hasil perolehan Golkar di Pilkada 2020 lalu.

Baca Juga: Ahmed Zaki Iskandar: Pj Gubernur DKI Jakarta Harus Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan

Dimana Golkar menjadi penyumbang kader muda terbanyak dengan 60 kader muda yang didorong di Pilkada 2020. “Bahkan, 25 diantaranya berhasil lolos atau menang di Pilkada, baik menjadi kepala daerah maupun wakil kepala daerah,” tekan Nurul.

Selain itu, Golkar juga berhasil menempati penyumbang tiga kader muda yang duduk di parlemen Senayan, dari 10 wakil rakyat termuda. Mereka, merupakan Puteri Komarudin, Dyah Roro Esti, dan Adrian Jopie Paruntu, yang saat terpilih masih berusia di bawah 27 tahun.

Sebelumnya diberitakan, Centre For Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling populer di kalangan Generasi Milenial dan Z. Posisi kedua ditempati PDI Perjuangan, dan posisi ketiga Partai Gerindra.

Hasil survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) itu dirilis, Senin (26/9/2022). Golkar tercatat mencapai angka popularitas 94,0 persen, PDI Perjuangan 93,5 persen, dan Gerindra 92,7 persen.

Baca Juga: Bobby Rizaldi Sesalkan Syarat Tinggi Taruna TNI Diturunkan Panglima Andika Perkasa

“Popularitas dan kesukaan pada partai politik, relatif perkenalan pada kita sudah cukup tinggi dengan jarak antar partai ini tipis-tipis saja,” ujar Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes di Auditorium CSIS, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2022).

Kemudian untuk urutan popularitas partai secara berurutan disusul oleh Demokrat 91,6 persen, Nasdem 84,2 persen, Perindo 82,5 persen, PAN 78,7 perse, PKS 71,5 persen, dan Hanura 69, 8 persen. Berikutya PKB 68,1 persen, PPP 65,2 persen, PBB 55,8 persen PSI 45,9 persen, Garuda 35,2 persen, Berkarya 24,6 persen, PKPI 24,6 persen, Gelora 18,0 persen, dan Partai Ummat 16,2 persen.

Arya menjelaskan survei tersebut fokus pada pemilih muda yang berusia 17 sampai 39 tahun dan terdiri dari kelompok generasi Z dan milenial. Survei dilaksanakan pada 8 sampai 13 Agustus 2022, dengan populasi survei penduduk Indonesia yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Populasi sasaran ialah penduduk Indonesia berusia 17-39 saat survei dilakukan. (sumber)

 

 

 

fokus berita : #Erwin Aksa