22 November 2022

Menperin Agus Gumiwang Ungkap 7 Paradigma Industri Baru di Indonesia

Berita Golkar - Kementerian Perindustrian mengungkapkan 7 rencana paradigma industri baru Indonesia. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan ketujuh rencanannya tersebut dalam Indonesia Development Forum pada Selasa (22/11/2022).

Rencana pertama, digitalisasi dalam pembaruan yang akan melibatkan industri kecil maupu menengah sebagai partisipan atau penerima manfaat. Kedua, pembaruan energi melalui sumber daya energi baru. Ketiga, hilirisasi dengan memaksimalkan sumber daya alam yang ada guna menaikan nilai tambah industri nasional.

Keempat, green industri dengan memperbanyak pabrik-pabrik yang mengimplementasikan energi EBT (energi baru terbarukan). Kelima, memperkuat supply chain nasional termasuk memperkuat pendalaman industri nasional dan ekosistem.

Keenam memperluas jaringan industri di luar Jawa, yang saat ini sudah hampir hampir 90% jaringan di luar pulau jawa untuk pemerataan ekonomi. Ketujuh, berkaitan dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Implementasi UU 24 Tahun 2019, Mujib Rohmat Dukung Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Tegal

“Untuk membangun industri yang tangguh membaguskan inklusif dan desentralissi berkelanjutan serta inovasi. Kementerian Perindustrian telah memunculkan program inisiatif sebagai sebuah road map atau peta jalan mengenai strategi Indonesia dalam mengimplementasi  industri 4.0 dan kami sudah menetapkan 7 sektor utama yang kita dorong,” kata Menperin.

Ketujuh sektor utama tersebut adalah makanan, minuman, tekstil atau busana, otomotif, elektronika, farmasi, dan alat-alat kesehatan.

“Dari ketujuh sektor ini memberikan kontribusi sebesar 70% dari total PBB manufaktur juga 7% dari total eksperiment manufaktur dan juga sekitar 65% penyerapan tenaga kerja di sektor di manufaktur,” jelas Agus. (sumber)

 

 

fokus berita : #Agus Gumiwang Kartasasmita