07 Desember 2022

Taufik Martin Harap Pengganti Adang Hadari Punya Visi Sama Tentang Pemekaran Kabupaten Pangandaran

Berita Golkar - Meninggalnya salah seorang tokoh pemekaran sekaligus kader Partai Golkar, Adang Hadari beberapa waktu lalu bukan hanya menjadi duka bagi jajaran pengurus partai berlambang beringin di Kabupaten Pangandaran, namun juga akan mengubah konstalasi politik cukup signifikan.

Kendati demikian, Ketua DPD Golkar Kabupaten Pangandaran, Muhammad Taufik Martin mengaku akan tetap fokus bergerak dalam mensukseskan pemilihan presiden (Pilpres) pemilihan legislatif (Pileg) di 2024 dan berharap ada figur baru yang muncul dari presedium.

Semasa hidupnya,Taufik menyebut Adang sudah berjuang dengan maksimal. Bahkan ia mengaku, sudah memberi rekomendasi kepada Adang untuk duduk di kursi kksekutif meski hanya menjadi wakil bupati agar apa yang dicita-citakan dalam pemekaran bisa terealisasi.

Baca Juga: Sarmuji Harap Garuda Indonesia Bisa Beri Perhatian Khusus Pada Maskapai Citilink

"Sebagian besar sudah terealisasi. Sampai hari ini kami tetap berjalan meskipun kehilangan salah satu tokoh. Sampai sejauh ini tidak ada yang keluar dari partai," ungkap Taufik kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (7/12).

Kans khusus kepada Adang yang tidak menjadi bagian dari partai, ucap Taufik cukup banyak dari kalangan masyarakat. Bahkan saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) kemarin, relawan-relawan bermunculan untuk mendudukan Adang di kursi bupati.

"Mari kita bersama-sama agar Pangandaran kedepan lebih baik. Butuh tangan tangan dingin untuk melanjutkan kebijakan yang sudah diambil," tegasnya.

Baca Juga: Tegas! Airlangga Hartarto Gaungkan Partai Golkar Tolak Segala Bentuk Politik Uang di Pemilu 2024

Lebih lanjut, Taufik berharap ada tokoh presedium yang juga muncul untuk menggantikan figur Adang Hadari untuk melanjutkan visi misi pada saat pemekaran Kabupaten Pangandaran dulu.

"Ya mudah mudahan sama figurnya seperti Adang. Untuk ke depan mari kita sama-sama berjuang jangan sampai diadu domba oleh orang lain," tandasnya. (sumber)

 

fokus berita : #Muhammad Taufik Martin