24 Februari 2023

Christina Aryani: Airlangga Hartarto Punya Peran Penting Lejitkan Elektabilitas Partai Golkar

Berita Golkar - Meningkatnya elektabilitas Partai Golkar, bahkan mampu menggeser PDI Perjuangan yang ada di posisi puncak, disambut baik politikus Golkar, Christina Aryani. Meski begitu partainya lantas berpuas diri.

“Kami menyambut positif hasil survei itu, tapi tidak lalu berpuas diri dan mengurangi kerja-kerja di masyarakat yang sejak November lalu memang diintensifkan seluruh kader Partai Golkar,” kata Christina Aryani, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (24/2/2023).

Menurut anggota Komisi I itu, naiknya elektabilitas Golkar dalam temuan terbaru Laboratorium Suara Indonesia (LSI), sejalan dengan hasil beberapa lembaga survei nasional belakangan ini. Dia mencontohkan survei Litbang Kompas soal meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan yang sebelumnya dari 62,1% pada Oktober 2022, meningkat ke 69,3% di Februari 2023.

Baca Juga: Partai Golkar Godok 4 Nama Calon Kuat Walikota Cirebon di Pemilu 2024

Sektor ekonomi, kata dia, menjadi satu dari empat sektor/indikator yang menyumbang peningkatan kepuasan publik itu. “Sudah jadi pengetahuan bersama bahwa Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (Ketua Umum Partai Golkar), memegang peranan penting menjalankan kebijakan ekonomi Presiden Jokowi,” tuturnya.

Atas dasar itu Christina meyakini salah satu faktor penting meningkatnya elektabilitas Partai Golkar karena sosok Airlangga Hartarto. “Tentunya kepuasan publik atas kinerja ekonomi pemerintah akan membawa imbas positif bagi elektabilitas Partai Golkar,” demikian Christina.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia, Albertus Dino, mengatakan, pada survei terbaru yang ia lakukan, Golkar diperkirakan menang jika Pemilu 2024 digelar hari ini.

Pasalnya elektabilitas Partai Golkar, perlahan tapi pasti, berada di tren positif hingga mampu menggeser elektabilitas PDIP. "Tingkat elektoral Partai Golkar mencapai 18,2 persen, disusul PDIP dengan tingkat elektoral 16,9 persen," urai Albertus Dino, dalam keterangannya, Kamis (23/2/2023). (sumber)

fokus berita :