10 Juli 2018

Samsir Pohan Tegaskan Golkar Sumut Siap Antarkan Jokowi-Airlangga Ke Istana

Berita Golkar - Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, Samsir Pohan siap mengantarkan Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hertanto ke Istana pada Pilpres 2019 mendatang. Keyakinan ini berdasarkan kontestasi Pilkada yang berlangsung serentak di Indonesia dimana pasangan calon kepala daerah terpilih 30 persen diantaranya berasal dari kader Golkar.

Ini disampaikan Samsir usai acara diskusi yang dilaksanakan @TentangGolkar bertema “Peluang Partai Golkar Pada Pemilu 2019, berkaca Pada Hasil Pilkada 2018”, Selasa (10/07/2018). Dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Muda Rajekshah, Golkar meraih 1 juta suara untuk pasangan tersebut.

Diharapkan pada Pemilihan Legislatif mendatang 800 ribu suara atau perolehan kursi semula 17 di DPRD Sumut bisa meraih 21 kursi. Kemudian ada 181 kursi di DPRD Kabupaten/Kota di Sumatra Utara untuk mewakili 17 sampai 18% suara dan ini akan terus bertambah.

Sementara, dua pembicara lainnya Faisal Andri Mahrawa (Founder Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia) dan Ferdiansyah Putra (Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu Sumatera Utara (KIPP Sumut) meminta Partai Golkar tidak berpatokan pada hasil pilkada sebab klaim tersebut tidak seluruhnya dari Golkar namun ada juga dari partai lain, meski tidak dapat dipungkiri bahwa peserta kontestasi tersebut berasal dari partai Golkar.

Ferdiansyah juga menegaskan bahwa sosok juga menjadi penentu menang suatu partai politik, tentunya tidak terlepas konsolidasi yang dilakukan. Sebab kita tahu pada Pilgubsu pasangan Eramas hanya unggul di 17 kabupaten/kota dan Djoss 16 kabupaten/kota, sehingga penempatan orangnya ini harus sesuai karakter yang mampu berkomunikasi dengan masyarakat disekitarnya.

Hal senada juga disampaikan Faisal, meski Golkar adalah partai yang memiliki segudang kemampuan dalam dunia politik diminta jeli melihat situasi. Karena apa pun cerita masalah politik Identitas juga menjadi suatu tantangan bagi partai politik tidak hanya golkar semata. “Untuk itulah kita harapkan kontestasi para calon legislatifnya yang mampu mengakomodir dan memahami masyarakat pemilihnya,”ucap Faisal. [

fokus berita : #Samsir Pohan