Berita Golkar – Kiprah politisi perempuan Partai Golkar kembali mendapat perhatian luas dalam pemberitaan media sepanjang September 2026. Berdasarkan riset yang menggunakan indikator kuantitas pemberitaan, empat nama mencatat eksposur tertinggi, dengan Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid menempati posisi teratas.
Daftar tersebut menempatkan Meutya Hafid di posisi pertama dengan total 1.143 pemberitaan dan jangkauan mencapai 2,8 juta. Selanjutnya, Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian berada di posisi kedua dengan 366 pemberitaan dan reach 683 ribu.
Posisi ketiga ditempati Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti dengan 232 pemberitaan dan jangkauan 631 ribu. Sementara Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri berada di posisi keempat dengan 226 pemberitaan dan reach mencapai 287 ribu.
Riset ini mengukur popularitas berdasarkan kuantitas pemberitaan yang mengangkat nama dan aktivitas masing-masing tokoh sepanjang September 2026 serta jangkauan atau reach yang dihasilkan dari pemberitaan tersebut. Dengan demikian, daftar ini tidak dimaksudkan sebagai ukuran elektabilitas maupun tingkat keterkenalan publik berdasarkan survei.
Meutya Hafid menjadi politisi perempuan Partai Golkar dengan eksposur media tertinggi sepanjang September. Aktivitasnya sebagai Menteri Komunikasi dan Digital membuat pemberitaan mengenai Meutya banyak bersinggungan dengan isu strategis di ruang digital, mulai dari perlindungan anak, tata kelola platform digital, disrupsi informasi, hingga komunikasi pemerintahan.
Salah satu isu yang mencuat adalah langkah pemerintah memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui implementasi PP TUNAS. Pada September, Meutya menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan sanksi terhadap platform digital yang melanggar ketentuan perlindungan anak.
Salah satu bentuk sanksi yang disiapkan dapat mencapai 6 persen dari pendapatan global bagi platform tertentu, sementara bagi PSE privat dalam negeri sanksinya disesuaikan dengan skala usaha dan memiliki batas maksimal Rp10 miliar. Pengawasan juga diarahkan kepada sejumlah platform berisiko tinggi.
Perhatian terhadap isu perlindungan anak tersebut kemudian berkembang ke level internasional. Dalam forum di sela Sidang Umum PBB ke-81 di New York, Meutya menyuarakan perlindungan sekitar 70 juta anak Indonesia di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI.
Indonesia juga bergabung dalam Global Coalition for Children’s Rights and Protection in the Age of AI yang meluncurkan roadmap 2026–2027 terkait keselamatan dan privasi anak, akuntabilitas, literasi AI, hingga penanganan penyalahgunaan AI dan deepfake.
Rangkaian isu tersebut membuat pemberitaan Meutya sepanjang September memiliki spektrum yang cukup luas. Ia hadir dalam pemberitaan melalui isu perlindungan anak, tata kelola platform digital, keamanan dan literasi ruang digital, komunikasi pemerintahan, hingga keterlibatan Indonesia dalam pembahasan tata kelola AI di tingkat global.
Dengan 1.143 pemberitaan dan reach 2,8 juta, Meutya menjadi nama dengan jarak eksposur paling tinggi dibanding tiga politisi perempuan Partai Golkar lainnya dalam daftar September 2026.
Di posisi kedua terdapat Hetifah Sjaifudian dengan total 366 pemberitaan dan jangkauan mencapai 683 ribu. Aktivitas Hetifah sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI membuat pemberitaannya sepanjang September banyak berkaitan dengan isu kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kebencanaan, perlindungan kelompok rentan, hingga penyelenggaraan ibadah.
Salah satu isu yang menonjol adalah perhatian Hetifah terhadap kebijakan pendidikan gratis. Ia menyambut baik percepatan pendidikan gratis di sekolah negeri dan rencana pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri, tetapi mengingatkan agar kebijakan tersebut dirancang secara menyeluruh dan tidak mengabaikan peserta didik yang menempuh pendidikan melalui madrasah, pesantren, maupun perguruan tinggi keagamaan.
Pemberitaan Hetifah juga menguat melalui isu kebencanaan dan perlindungan satwa. Setelah orang utan bernama Sempurna ditemukan meninggal akibat dampak asap karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, Hetifah meminta agar penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berorientasi pada pemadaman api. Ia mendorong percepatan evakuasi satwa terdampak serta memperkuat koordinasi antar instansi agar keselamatan manusia, satwa, dan ekosistem menjadi bagian dari ukuran keberhasilan penanganan karhutla.
Sebagai anggota Komisi VIII, Hetifah juga mendapat sorotan melalui isu keamanan jemaah umrah. Menyusul insiden pencegatan drone di wilayah selatan Makkah pada 15 September 2026, ia meminta pemerintah memperkuat perlindungan dan memastikan informasi mengenai kondisi keamanan disampaikan secara cepat, terpusat, dan mudah dipahami jemaah. Ia juga meminta penyelenggara perjalanan ibadah umrah memiliki SOP kedaruratan yang matang.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati Dyah Roro Esti dengan 232 pemberitaan dan jangkauan mencapai 631 ribu. Sebagai Wakil Menteri Perdagangan RI, pemberitaan mengenai Roro sepanjang September banyak berkaitan dengan perdagangan, digitalisasi pasar, pemberdayaan UMKM, pengembangan produk lokal, serta perluasan akses pasar.
Salah satu sorotan datang dari dorongan Roro agar pelaku UMKM kuliner memanfaatkan teknologi digital dan inovasi produk untuk meningkatkan kualitas usaha. Ia mendorong pelaku UMKM memperkuat merek, memahami kebutuhan konsumen, serta mengoptimalkan teknologi untuk memperluas pasar.
Roro juga menyoroti perkembangan digitalisasi pasar rakyat. Ia menyebut sekitar 6.870 pasar rakyat dan lebih dari 300 ribu pedagang telah mendapatkan fasilitasi digital sepanjang 2025, antara lain melalui sistem pembayaran digital seperti QRIS dan pelatihan pemanfaatan kanal penjualan online. Menurutnya, digitalisasi memungkinkan pedagang tetap berjualan secara langsung sekaligus menjangkau pasar melalui kanal daring.
Dorongan digitalisasi tersebut juga diarahkan untuk membuka akses yang lebih luas bagi produk Indonesia. Pemanfaatan platform seperti InaExport dinilai dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk mereka kepada konsumen internasional, dengan dukungan perwakilan perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center di berbagai negara.
Eksposur Roro sepanjang September juga memperlihatkan peran diplomasi perdagangan dan upaya membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha nasional. Dengan demikian, pemberitaannya tidak hanya berkaitan dengan aktivitas birokrasi perdagangan, tetapi juga menyentuh transformasi digital, UMKM, produk lokal, serta strategi memperluas pasar Indonesia.
Di posisi keempat terdapat Indah Dhamayanti Putri dengan total 226 pemberitaan dan reach 287 ribu. Wakil Gubernur NTB tersebut mendapat perhatian media melalui sejumlah aktivitas pemerintahan daerah yang bersinggungan dengan perlindungan anak, jaminan sosial, kebudayaan, hingga pelayanan publik.
Salah satu isu yang menonjol adalah perhatian Indah terhadap perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Ia menekankan agar sekolah menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan membangun masa depan sekaligus mencegah kekerasan fisik, kekerasan seksual, perundungan, serta pernikahan usia anak.
Pemberitaan mengenai Indah juga muncul melalui upaya memperkuat perlindungan pekerja rentan. Pemprov NTB bersama Pemkab Bima melakukan studi tiru terhadap skema jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Makassar. Indah menyebut pembelajaran tersebut penting untuk melihat pola penganggaran, pelaksanaan, serta perluasan kepesertaan jaminan sosial yang dapat diterapkan sesuai karakteristik dan kemampuan fiskal daerah.
Rangkaian aktivitas tersebut memperlihatkan luasnya isu yang dibawa Indah dalam pemberitaan September. Mulai dari perlindungan anak dan kelompok rentan, penguatan jaminan sosial, hingga perhatian terhadap warisan budaya NTB.
Empat nama tersebut memperlihatkan beragam ruang kontribusi politisi perempuan Partai Golkar sepanjang September 2026.
Meutya Hafid menonjol melalui isu perlindungan anak, keamanan ruang digital, tata kelola platform, komunikasi pemerintahan, dan agenda AI di tingkat global. Hetifah Sjaifudian memperkuat eksposurnya melalui isu pendidikan, kebencanaan, perlindungan satwa, keamanan jemaah umrah, serta pemberdayaan organisasi perempuan.
Dyah Roro Esti hadir melalui isu perdagangan, digitalisasi pasar, pengembangan UMKM, produk lokal, dan perluasan akses pasar internasional. Sementara Indah Dhamayanti Putri mendapat perhatian melalui isu perlindungan anak, jaminan sosial pekerja rentan, pelayanan publik, serta pelestarian kebudayaan NTB.
Dengan total 1.143 pemberitaan untuk Meutya Hafid, 366 pemberitaan untuk Hetifah Sjaifudian, 232 pemberitaan untuk Dyah Roro Esti, dan 226 pemberitaan untuk Indah Dhamayanti Putri, daftar tersebut menunjukkan tingginya eksposur empat politisi perempuan Partai Golkar dalam pemberitaan media sepanjang September 2026.
Politisi Perempuan Partai Golkar Terpopuler Berdasarkan Kuantitas Pemberitaan Periode September 2026
Meutya Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital RI
Total: 1.143 pemberitaan
Reach: 2,8 juta jangkauan
Hetifah Sjaifudian
Anggota Komisi VIII DPR RI
Total: 366 pemberitaan
Reach: 683 ribu jangkauan
Dyah Roro Esti
Wakil Menteri Perdagangan RI
Total: 232 pemberitaan
Reach: 631 ribu jangkauan
Indah Dhamayanti Putri
Wakil Gubernur NTB
Total: 226 pemberitaan
Reach: 287 ribu jangkauan



