Berita Golkar – Anggota Komisi II DPR RI, Rycko Menoza SZP, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang digelar di Lampung.
Politikus Partai Golkar, Rycko menegaskan bahwa keberadaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki peran strategis untuk melengkapi kuota Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Hal tersebut baik dari segi jumlah mahasiswa, peningkatan kualitas, hingga perluasan jaringan kerja sama dalam maupun luar negeri.
“Kami mengingatkan pengelola kampus swasta agar tidak hanya terpaku pada anggaran pemerintah,” kata anggota DPR RI, Rycko Menoza SZP, Minggu (23/8/2026), dikutip dari TribunNews.
Ia menilai bahwa PTS justru harus lebih mandiri, profesional dan menjaga keberlanjutan daya saingnya. Menurut Rycko dari waktu ke waktu, porsi bantuan pemerintah melalui APBN untuk PTS sejatinya telah mendekati skema bantuan yang sama diberikan kepada PTN.
Kemudian terkait keluhan pemerataan skema Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang dirasa belum optimal bagi sejumlah kampus swasta kecil. Rycko memastikan hal itu menjadi catatan penting bagi DPR RI dan pemerintah.
Dirinya menekankan agar kebijakan bantuan pendidkan tidak boleh hanya berfokus pada kepentingan segelintir PTS tertentu. Melainkan harus menyentuh seluruh perguruan tinggi swasta secara adil dan merata. []



