Terima 3.000 Dosis Semen Beku, Gubernur Melki Laka Lena Genjot Revolusi Peternakan NTT

Berita Golkar – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan 3.000 dosis semen beku sapi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mendukung peningkatan populasi dan mutu genetik ternak sapi di daerah tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja Komite II DPD RI serta bantuan 3.000 dosis semen beku dari berbagai jenis sapi unggul yang tentu sangat membantu pengembangan sektor peternakan di daerah,” kata Melki Laka Lena di Kupang, Sabtu (13/6/2026), dikutip dari Antaranews.

Menurut dia, program inseminasi buatan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas peternakan melalui peningkatan populasi ternak, perbaikan mutu genetik, serta efisiensi usaha peternakan masyarakat.

Ia menjelaskan bantuan semen beku tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan ternak sapi berkualitas yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi bagi peternak.

“Melalui inseminasi buatan ini kita berharap dapat menghasilkan sapi-sapi unggul dengan kualitas yang baik sehingga mampu meningkatkan daya saing sektor peternakan NTT di masa mendatang,” ujarnya.

Semen beku merupakan sperma yang berasal dari sapi pejantan unggul dan digunakan dalam program inseminasi buatan untuk mempercepat peningkatan mutu genetik ternak. Melalui metode tersebut, peternak dapat menghasilkan anakan sapi dengan kualitas yang lebih baik.

Gubernur mengatakan pengembangan sapi unggul di NTT diharapkan dapat menjadi model yang secara bertahap diterapkan pada komoditas peternakan lainnya, seperti babi, kambing, kerbau, maupun unggas.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan sektor peternakan, termasuk perguruan tinggi yang berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pendampingan kepada masyarakat.

“Kami optimistis cita-cita menjadikan NTT sebagai pusat pengembangan ternak, baik sapi maupun komoditas ternak lainnya, dapat terus diwujudkan melalui kerja sama pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha peternakan,” katanya.

Melki mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu sektor unggulan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Bantuan 3.000 dosis semen beku sapi itu diharapkan menjadi langkah percepatan pengembangan peternakan modern dan berkelanjutan di wilayah tersebut

Berdasarkan data BPS, Populasi sapi potong di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat sebanyak 622.276 ekor pada tahun 2025 atau menjadi propinsi dengan urutan ketujuh yang mempunyai ternak sapi terbesar di Indonesia. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *