Trifena M. Tinal Resmi Pimpin DPD II Partai Golkar Mimika Periode 2026–2031

Berita Golkar – Trifena M. Tinal resmi maju sebagai calon tunggal Ketua Dewan Pimpinan Daerah atau DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika dalam Musyawarah Daerah atau Musda ke-5 yang dilaksanakan di Hotel Cartenz, Kabupaten Mimika.

Musda V tersebut dihadiri Ketua Harian DPD Partai Golkar Papua Tengah Willem Wandik, Bupati Mimika Johannes Rettob, Plt Ketua DPD Partai Golkar Mimika Zakius Degei, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapareyau, serta para tamu undangan dan anggota DPRK dari berbagai partai politik.

Ketua Panitia Musda V, H. Iwan Anwar, mengatakan pelaksanaan Musda didasarkan pada Surat Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Papua Tengah Nomor Skep/07/DPD/Partai Golkar/Musda/VI/2026. Pendaftaran calon ketua dibuka pada 18 September 2026 dan hanya diikuti satu pendaftar.

“Dari 18 komisariat distrik yang hadir, hanya satu calon yang menyerahkan berkas, yakni Trifena M. Tinal,” ujar Iwan, dikutip dari RRI.

Iwan mengatakan, proses pencalonan yang hanya diikuti satu kader tersebut kemudian menjadi bagian dari proses penetapan kepemimpinan Partai Golkar Mimika. Ia juga mengapresiasi proses yang berjalan tanpa persaingan antar-kubu sehingga diharapkan dapat menjaga soliditas internal partai.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar Papua Tengah, Willem Wandik, yang hadir mewakili Ketua DPD Partai Golkar Papua Tengah Soedeson Tandra, mengatakan Mimika memiliki posisi penting bagi Partai Golkar di Papua Tengah. Ia meminta seluruh kader melanjutkan kerja-kerja partai setelah pelaksanaan Musda.

Willem juga meminta kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah. Menurutnya, basis yang sudah dimiliki Partai Golkar di Mimika perlu diperkuat, termasuk mempertahankan dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang. Pernyataan mengenai target peningkatan kursi juga diberitakan setelah Musda.

“Setelah Musda selesai, konsolidasi tetap jalan. Ibu Ketua sudah berpengalaman dan bukan orang baru di sini. Saya harap koordinasi dengan senior-senior dan seluruh kader tetap dijaga,” kata Willem.

Willem juga mengajak Partai Golkar membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika. Ia menyampaikan bahwa persoalan politik tetap dapat dibicarakan melalui komunikasi dan kerja sama untuk mendukung jalannya pemerintahan daerah.

Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka Musda V mengatakan musyawarah daerah merupakan momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta merumuskan langkah dan arah organisasi ke depan.

“Saya berharap Musyawarah Daerah kelima ini dapat dilaksanakan dalam suasana demokratis, tertib, penuh kekeluargaan dan mengedepankan semangat kebersamaan,” kata Johannes.

Johannes juga mengajak seluruh kekuatan politik di Kabupaten Mimika membangun komunikasi dan menjaga suasana yang kondusif. Menurutnya, perbedaan pandangan maupun latar belakang politik tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persaudaraan, tetapi dapat menjadi kekuatan dalam memperkaya gagasan pembangunan daerah.

Ia berharap hasil Musda V dapat menjadi dasar penguatan organisasi serta penyusunan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Johannes juga meminta Partai Golkar membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, DPRK Mimika, partai politik lainnya, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, toleransi, serta kedamaian di Kabupaten Mimika. []