Beniyanto Tamoreka Dukung Penguatan Tata Kelola Energi dan SDA untuk Dongkrak Ekonomi

Berita Golkar – Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka menyambut baik langkah pemerintah bersama DPR dalam memperkuat koordinasi guna menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satu fokus utama yang didorong adalah penguatan tata kelola sektor energi dan sumber daya alam (SDA) serta percepatan investasi. Menurut Beniyanto, sektor energi dan SDA masih menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional.

Oleh karena itu, upaya memperbaiki tata kelola, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta menciptakan kepastian bagi pelaku usaha menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

“Kami mendukung langkah pemerintah untuk terus memperkuat tata kelola sektor energi dan sumber daya alam. Pengelolaan yang baik tidak hanya akan meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan kepastian usaha dan mendorong investasi yang berkelanjutan,” ujar Beniyanto, Selasa (9/6/2026), dikutip dari RM.

Ia menilai, percepatan investasi harus dibarengi dengan penyederhanaan regulasi, kepastian hukum, serta peningkatan efisiensi perizinan tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan perlindungan lingkungan.

Menurutnya, kepastian investasi merupakan faktor penting dalam mendukung pengembangan proyek-proyek strategis nasional di sektor energi dan pertambangan.

Beniyanto juga menyoroti manfaat hilirisasi dan investasi sektor pertambangan yang mulai dirasakan di berbagai daerah penghasil sumber daya alam, termasuk kawasan industri mineral Morowali di Sulawesi Tengah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi kebijakan dan tata kelola yang baik agar manfaat ekonomi tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Terkait peluang relaksasi kuota produksi komoditas tambang yang saat ini tengah dikaji pemerintah, Beniyanto menilai kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi pasar global, kebutuhan industri dalam negeri, hingga optimalisasi penerimaan negara.

Menurutnya, kebijakan yang tepat akan membantu menjaga keberlanjutan investasi sekaligus memperkuat agenda hilirisasi nasional yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi pemerintah.

Beniyanto menegaskan, kebijakan sektor energi dan pertambangan harus mampu menciptakan keseimbangan antara peningkatan investasi, optimalisasi penerimaan negara, penguatan hilirisasi, serta perlindungan terhadap kepentingan nasional dalam jangka panjang.

“Dengan demikian, manfaat pengelolaan sumber daya alam dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” kata legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah tersebut.

Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi XII DPR, lanjut Beniyanto, akan terus mendukung berbagai langkah reformasi di sektor energi dan sumber daya alam yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Juga, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan nilai tambah dalam negeri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *