Berita Golkar – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkap sejumlah capaian dan target politik partainya dalam Arahan Kemerdekaan kepada jajaran pengurus harian DPP, pimpinan DPD se-Indonesia, dan anggota Fraksi Golkar DPR RI di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (18/8/2026), bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam kesempatan itu, Bahlil membeberkan hasil survei elektabilitas terbaru sekaligus menginstruksikan agar konsolidasi organisasi partai rampung hingga tingkat desa sebelum akhir tahun.
Bahlil menyampaikan rasa bangganya atas hasil sejumlah survei terbaru yang menunjukkan elektabilitas Partai Golkar kini berada di kisaran 10 hingga 11,5 persen. Ia menyebut beberapa angka dari sejumlah lembaga survei yang diterimanya, seperti 10,3 persen, 11,2 persen, hingga 10,8 persen, meski tidak merinci nama-nama lembaga survei yang dimaksud.
Menurut Bahlil, capaian dua digit ini lebih baik dibandingkan tren elektabilitas Golkar pada periode dua tahun pasca-pemilu di masa-masa sebelumnya, yang dalam sepuluh tahun terakhir umumnya hanya berkisar 6 hingga 9 persen. Ia menilai tren positif ini menjadi modal penting menuju Pemilu 2029.
Selaras capaian elektabilitas tersebut, Bahlil menegaskan target Golkar untuk menambah perolehan kursi di parlemen pada Pemilu 2029, dari posisi saat ini yang mengantongi 102 kursi di DPR RI. “Karena target kita adalah untuk bisa nambah kursi, yang sekarang 102 menjadi 100 lebih,” ungkapnya.
Untuk mencapai target itu, Bahlil menilai persiapan pemilu tidak bisa hanya dilakukan secara masif enam bulan menjelang hari pemungutan suara, melainkan harus dipersiapkan sejak jauh-jauh hari melalui penguatan mesin partai di seluruh tingkatan.
Bahlil turut memerintahkan agar seluruh proses konsolidasi partai di daerah rampung hingga tingkat desa sebelum memasuki tahun 2027, sehingga partai bisa sepenuhnya fokus pada program kerja politik, bukan lagi pada agenda konsolidasi rutin. “Dan supaya di 31 Desember tidak ada lagi kita dengar masih ada daerah yang belum melakukan konsolidasi sampai tingkat desa,” ujarnya.
Menteri ESDM ini menegaskan bahwa tidak ada partai yang bisa menjadi besar tanpa konsolidasi yang solid hingga ke akar rumput. Instruksi ini menjadi penegasan lanjutan dari arahan serupa yang berulang kali disampaikan Bahlil dalam berbagai forum Musyawarah Daerah (Musda) di sejumlah provinsi sepanjang 2026.
Rangkaian pesan Ketum Bahlil Lahadalia ini menegaskan dua agenda besar yang terus digaungkan Golkar sepanjang tahun 2026: memperkuat fondasi organisasi hingga level terbawah, sekaligus memastikan tren elektabilitas positif dapat dikonversi menjadi tambahan kursi nyata di parlemen pada Pemilu 2029 mendatang. []



