Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Bongkar Penyebab Antrean BBM di Sumut: Stok Aman, Distribusi yang Bermasalah

Berita GolkarMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Sumatera Utara. Menurutnya, letak persoalan bukan disebabkan kekurangan stok, melainkan kendala operasional dalam penyalurannya.

“Harus tahu bahwa pemerintah, Menteri ESDM itu regulator yang membuat kebijakan. Implementasi terhadap penyaluran BBM itu ada pada Pertamina,” kata Bahlil di Makassar, Sabtu (18/7/2026).

Bahlil mengatakan, Kementerian ESDM telah meminta penjelasan kepada PT Pertamina terkait gangguan distribusi BBM tersebut.

Menurut Bahlil, berdasarkan hasil pengecekan, pasokan BBM di Sumatera Utara dalam kondisi tersedia. Namun, distribusi sempat terganggu akibat persoalan operasional di lapangan. “Di Sumut itu BBM-nya ada, cuma penyalurannya. Sopirnya yang mogok, kira-kira begitu,” ujarnya.

Meski demikian, Bahlil tidak merinci lebih lanjut aksi mogok yang dimaksud maupun pihak yang terlibat. Distribusi mulai kembali normal Bahlil menegaskan gangguan distribusi BBM di Sumatera Utara telah ditangani dan penyaluran kepada masyarakat mulai kembali normal.

“Tapi sudah diatasi. Sudah diatasi dan sekarang insyaallah sudah mulai normal,” katanya, dikutip dari Kompas.

Ia juga menegaskan bahwa peran Kementerian ESDM adalah sebagai regulator, sedangkan pelaksanaan distribusi BBM menjadi tanggung jawab Pertamina. Dalam kesempatan itu, Bahlil sempat melontarkan candaan bahwa tidak semua persoalan teknis terkait distribusi BBM dapat dibebankan kepada Menteri ESDM.

Tingkatkan 35 Persen Kapasitas Armada

Berita sebelumnya, untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara (Sumut), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan 35 persen kapasitas armada mobil tangki beserta awak mobil tangki (AMT), mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, serta memaksimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan BBM melalui fasilitas Terminal BBM Medan Group di Labuhan Deli.

Berbagai langkah tersebut mendorong peningkatan penyaluran BBM ke SPBU hingga mencapai 120–125 persen dibandingkan kondisi normal. Dalam peninjauan di Fuel Terminal Medan Group pada Jumat (17/7/2026), Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di Sumut saat ini dalam kondisi aman.

Selain itu, kata dia, pasokan juga terus diperkuat setelah dua kapal menyelesaikan proses bongkar muat jenis BBM tertentu (JBT) solar dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP) pertalite.

“Sehingga dengan rutinitas masyarakat sehari-hari, insyaallah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumut ini,” ujar Wahyudi dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, peningkatan suplai BBM hingga 120–125 persen merupakan langkah strategis untuk mempercepat normalisasi pelayanan di SPBU. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *