Berita Golkar – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meraih detikJateng-Jogja Awards 2026 kategori Pengawal Ekonomi Kerakyatan Jawa Tengah.
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Utama detikNetwork, Abdul Aziz, dan diterima perwakilan M Salah, Firdaus Adi Nugroho selaku Staf Ahli, di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026), dikutip dari Detik.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menaruh perhatian besar terhadap penguatan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Keberpihakan tersebut diwujudkan melalui dorongan terhadap tiga sektor penting, yakni pemberdayaan UMKM, penguatan koperasi, serta penataan dan pengembangan potensi pertambangan rakyat.
Di sektor UMKM, Mohammad Saleh mendorong perluasan akses permodalan, pendampingan usaha, kemudahan perizinan, serta pengembangan pasar agar pelaku usaha kecil mampu tumbuh dan memiliki daya saing.
Di sektor koperasi, ia menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, tata kelola, dan modernisasi koperasi sebagai wadah kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus penggerak kesejahteraan bersama.
Sementara dalam pengelolaan potensi pertambangan rakyat, Mohammad Saleh mendorong pendekatan yang mengedepankan pembinaan, kepastian usaha, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat, dengan tetap memperhatikan keselamatan, kelestarian lingkungan, serta ketentuan yang berlaku.
Sebagai pimpinan DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh berupaya mendorong kebijakan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan usaha, memperkuat ekonomi lokal, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baginya, pembangunan ekonomi harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera bersama.
Adapun, detikJateng-detikJogja Awards merupakan forum penghargaan bagi tokoh-tokoh yang berkontribusi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari kepala daerah, pemangku kepentingan (stakeholder), hingga pengusaha yang berperan dalam pembangunan Jawa Tengah, akan menerima penghargaan.
Tahun ini, kegiatan mengangkat tema ‘Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan’. Tak hanya pemberian penghargaan, acara ini juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah. Banyak data yang dibuka terkait peluang investasi di Jawa Tengah.
Wakil Ketua 2 Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso mewakili Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir sebagai pembicara. Selain itu, Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto juga hadir sebagai narasumber tamu.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan daya tarik investasi. Hasilnya, realisasi investasi Jateng mencapai Rp 88,50 triliun sepanjang 2025.
Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya. Investasi yang masuk ke Jawa Tengah selama 2025 itu juga mampu menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja. []



