Panda Bond Jadi Andalan Baru APBN, Puteri Komarudin: Risiko Lebih Terkendali

Berita Golkar – Langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan dukungan kuat People’s Bank of China (PBOC) terkait rencana penerbitan Panda Bond atau surat utang yang diterbitkan sebagai entitas asing merupakan bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan pada APBN.

Demikian disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Puteri Komarudin menyoroti langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang menyampaikan rencana pemerintah menerbitkan instrumen tersebut di pasar keuangan China.

Pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bonds sebagai salah satu sumber pembiayaan alternatif untuk memperkuat APBN 2026 sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan berbasis dolar AS.

“Saya melihat, penerbitan surat utang ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan pada APBN,” kata Puteri kepada awak media, Rabu (24/6/2026), dikutip dari KedaiPena.

Lebih jauh, kata Puteri, langkah pemerintah menerbitkan Panda Bond juga untuk menunjukkan kepercayaan investor global terhadap pasar dan stabilitas ekonomi Indonesia.

“Sehingga harapannya penerbitan surat utang ini bisa terserap secara optimal dengan biaya dan risiko yang terkendali,” beber Puteri.

Tak hanya itu, Puteri optimis, bilamana langkah penerbitan Panda Bond tersebut akan semakin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah yang saat ini mengalami tekanan bertubi-tubi dari dolar Amerika Serikat (AS). “Dan tentunya, semakin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” pungkasnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *