Mendukbangga Wihaji Tekankan Peran Media, Program Pemerintah Harus Sampai ke Rakyat

Berita Golkar – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan pentingnya peran media sebagai penyambung lidah antara pemerintah dan rakyat. Media dinilai memiliki peran strategis dalam menerjemahkan program pemerintah sekaligus menyampaikan aspirasi serta harapan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wihaji saat melakukan kunjungan kerja (media visit) ke Kantor Media Group, Jakarta Barat, pada Selasa (27/10/2026).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi antara pemerintah, khususnya BKKBN, dengan institusi media dalam mengawal isu-isu nasional.

“Saya kira media salah satu pilar demokrasi. Hari ini kita mendiskusikan banyak hal yang berkenaan dengan bangsa dan negara, khususnya dengan teman-teman Metro TV dan Media Indonesia,” ujar Wihaji, dikutip dari mediaindonesia.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu krusial menjadi bahasan utama, mulai dari penanganan stunting, kesehatan mental remaja, hingga pembangunan keluarga dan kependudukan. Wihaji berharap melalui kolaborasi dengan Media Group, substansi dan solusi yang dipesankan Presiden dapat tersampaikan dengan tepat kepada publik.

Salah satu fokus utama yang disoroti adalah angka prevalensi stunting yang saat ini masih berada di angka 19,8%. Sebagai langkah konkret, BKKBN terus menggencarkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) guna menekan angka tersebut secara signifikan.

Di sisi lain, Direktur Utama Media Indonesia, Arief Suditomo, menjelaskan bahwa saat ini media tengah berada dalam fase transformasi digital. Model bisnis media kini telah berkembang menjadi integratif dengan berbagai upaya untuk tetap relevan dan berdampak bagi masyarakat.

Arief menegaskan komitmen Media Group untuk tetap suportif terhadap program-program pemerintah melalui berbagai sumber daya yang dimiliki. “Kita bisa melakukan advokatif campaign 360 dengan segala sumber yang media miliki,” pungkasnya. []