Modal UMKM Terus Meningkat, Menteri Maman Abdurrahman Minta Kualitas Usaha Diperkuat

Berita Golkar – Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa akses pembiayaan bagi UMKM terus meningkat dalam delapan tahun terakhir. Saat ini, nilai pembiayaan bagi sektor tersebut telah mencapai sekitar Rp1.500 triliun.

Meski demikian, menurutnya, peningkatan plafon pembiayaan harus disertai pertimbangan terhadap kualitas usaha dan kemampuan pelaku UMKM dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

“Menaikkan plafon pembiayaan tidak mudah. Ada dua faktor yang harus dipertimbangkan, yaitu kualitas usaha dan kemampuan pelaku UMKM itu sendiri,” jelas Maman, saat membuka Peresmian simbolis program CSR Kredit Usaha Mikro Peduli (KUM Peduli) bertema “Sinergi Penguatan Ekonomi Lokal Kalimantan Barat melalui Pemberdayaan UMKM dan Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” di Hotel Mercure Pontianak, Senin (19/10/2026), dikutip dari rri.

Maman mengingatkan bahwa pemberian pinjaman tanpa mempertimbangkan kemampuan pengembalian dapat memicu kredit bermasalah dan berdampak pada kondisi sosial maupun kehidupan keluarga pelaku usaha.

Karena itu, Kementerian UMKM bersama OJK, perbankan, dan pemerintah daerah terus mendorong program kemitraan serta peningkatan kapasitas UMKM, termasuk melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Maman, langkah tersebut penting agar pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga memiliki kapasitas dan kesiapan untuk mengelola usaha secara berkelanjutan serta memenuhi kewajiban pengembalian pinjaman. []